Pakai Koil Racing untuk Harian Apakah Berpengaruh?

"Mas, kalau koilnya diganti yang racing, mobil saya bakal lebih kenceng nggak?"

Pertanyaan tersebut lumayan sering ditanyakan ke mekanik dan jujur saja, jawabannya bisa iya dan bisa tidak. Ada beberapa hal yang perlu dipahami sebelum kamu beli koil racing dan pasang begitu saja. Karena kalau salah pilih atau salah pasang, bukan performa yang naik, malah kendaraan yang bermasalah.

koil racing mobil

Apa Bedanya Koil Racing dan Koil Standar?

Banyak orang mengira koil racing dan koil standar itu cuma beda merek dan harga, ternyata tidak demikian. Perbedaannya bahkan sampai ke dalam komponen itu sendiri.

Kalau dilihat dari luar, memang hampir tidak ada bedanya. Bentuk fisik keduanya mirip tapi begitu dibuka kamu akan temukan bedanya. Kumparan atau lilitan primer dan sekunder pada koil racing memiliki jumlah lilitan yang lebih banyak dibanding koil standar. Lilitan yang lebih banyak inilah yang membuat tegangan yang dihasilkan jauh lebih besar.

Koil standar biasanya menghasilkan tegangan sekitar 10.000–15.000 volt. Sedangkan koil racing bisa melampaui 25.000 volt, bahkan pada beberapa produk tertentu bisa lebih tinggi dari itu. Artinya, percikan api yang dihasilkan di busi akan jauh lebih besar dan lebih stabil, terutama saat putaran mesin tinggi.

Satu hal lagi yang jarang diperhatikan: koil racing dibuat dari bahan silicone high pressure yang lebih tahan terhadap panas tinggi. Ini penting, karena mesin yang dipompa keras akan menghasilkan suhu yang lebih ekstrim dibanding pemakaian normal sehari-hari.

Apa Efek Menggunakan Koil Racing?

Ini bagian yang paling sering bikin orang penasaran, tapi jangan bayangkan performa kendaraan kamu langsung berubah signifikan.

Sisi positifnya, koil racing memang mampu meningkatkan torsi dan daya mesin. Kemudian pembakaran juga jadi lebih sempurna karena percikan api yang lebih besar. Hasilnya, tarikan gas terasa lebih responsif terutama di putaran menengah ke atas. Beberapa hasil juga melaporkan konsumsi bahan bakar yang sedikit lebih efisien setelah penggantian koil.

Dari hasil uji dyno, peningkatan tenaga yang dihasilkan sebenarnya tidak signifikan, hanya sekitar 0,2 HP saja kurang lebih. Jadi kalau kamu berharap kendaraan harian berubah drastis hanya dari ganti koil, mungkin ekspektasinya harus diturunkan.

Hal yang tidak kalah penting adalah perlu diperhatikannya risiko jika koil racing tidak cocok dengan spesifikasi kendaraan, maka ada kemungkinan terjadi overheat pada mesin, konsumsi bensin justru lebih boros, bahkan dalam kasus tertentu bisa merusak ECU atau CDI jika sistem pengapiannya tidak cocok. Untuk kendaraan harian dengan mesin yang masih standar, koil bawaan pabrik sebenarnya sudah lebih dari cukup.

Kalau kamu tetap ingin pasang koil racing, pastikan gunakan bahan bakar dengan oktan yang direkomendasikan agar pembakaran bisa bekerja optimal. Dan tidak perlu sekalian ganti busi racing untuk mesin yang masih standar, karena justru bisa menambah kerumitan.

Apa Merk Koil Racing yang Bagus?

Kalau kamu sudah yakin ingin mencoba koil racing, berikut beberapa merek yang memang sudah teruji dan banyak digunakan di Indonesia, baik untuk harian maupun keperluan balap:
  1. Daytona Ini merek tertua dan paling ikonik di dunia parts racing aftermarket Indonesia. Banyak mekanik balap, dari road race sampai dragbike, yang sudah lama mengandalkan produk ini. Harganya sekitar Rp 500.000 dan cocok untuk berbagai merek motor.
  2. Blue Thunder Salah satu koil racing yang dikenal ramah untuk motor injeksi. Cocok baik untuk pemakaian harian maupun motor yang sudah dikorekan. Pilihan yang populer karena ketersediaannya di pasar cukup luas.
  3. TK Racing Merek yang tidak asing di ajang motocross. TK Racing menawarkan tiga pilihan varian dengan spesifikasi dan harga berbeda, mulai kisaran Rp 200.000-an. Cocok untuk berbagai jenis motor termasuk Satria FU.
  4. Faito Racing Koil yang diklaim bisa diaplikasikan pada hampir semua jenis motor. Kumparan koilnya menggunakan kawat tembaga khusus dengan kabel anti bocor, menghasilkan percikan api yang besar dengan karakteristik api biru.
  5. BRT (Bintang Racing Team) Merek lokal Indonesia yang serius di riset dan pengembangan. BRT dikenal memberikan peningkatan performa yang terasa langsung, terutama pada akselerasi awal dan putaran menengah. Cocok sebagai langkah awal upgrade sistem pengapian.
Apapun mereknya, pastikan dudukan koil baru pas dengan posisi yang lama. Jangan sampai kamu harus memindahkan atau memodifikasi dudukan koil, karena ini bisa berujung pada masalah kelistrikan yang tidak perlu.

koil racing motor

Kesimpulan

Koil racing memang punya kelebihan, terutama dari sisi kualitas pengapian dan respons mesin. Tapi bukan berarti semua kendaraan harian wajib menggunakannya. Kalau mesin masih standar dan dipakai harian, koil bawaan pabrik sebetulnya sudah cukup.

Koil racing lebih worth it kalau kendaraan kamu sudah mengalami modifikasi mesin, seperti bore-up atau upgrade komponen lainnya. Dalam kondisi demikian, sistem pengapian yang lebih kuat memang dibutuhkan untuk mendukung performa yang sudah diupgrade.

Referensi: 

Lebih baru Lebih lama

Popular Items